Teknik Biomedik ITS Tumbuhkan Budaya Apresiatif

 

(Oleh: Bangkit Nata Satria M, BME2015)

Biomedical Engineering Institut Teknologi Sepuluh Nopember (BME ITS) pada tanggal 7 Oktober 2016 mengadakan suatu acara penghargaan yang bertema ”Biomedical Engineering Best 10” bertempat di Gedung AJ 203 Teknik Elektro ITS.

Pada acara ini hadir pula Ketua Jurusan (Kajur) Biomedical Engineering, yaitu Bapak Dr. Achmad Arifin, ST., M.Eng, Bapak Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh, DEA. dan para civitas akademika BME ITS. Selain itu, acara ini dihadiri oleh kurang lebih 80 peserta  yang terdiri dari mahasiswa/i BME angkatan 1 dan 2.
Pesan Prof. M. Nuh kepada mahasiswa Teknik Biomedik
Pemaparan presentasi yang dilakukan oleh BME angkatan pertama membahas tentang kegiatan apa saja yang telah dilakukan selama setahun kebelakang bersama BME 01.

Dilanjutkan dengan pemaparan presentasi oleh BME 02 yang berisi perkenalan singkat mengenai BME dan harapan apa saja agar BME menjadi semakin maju serta menjadi pecontohan untuk universitas lain di bidang alat-alat biomedika.

Kemudian, Bapak Achmad Arifin sebagai Kajur memberikan sambutan untuk membuka acara pemberian penghargaan kepada siapa saja mahasiswa BME yang termasuk 10 terbaik berdasarkan nilai Indeks Prestasi Semester (IPS). Pembagian piagam penghargaan berjalan dengan lancar, satu persatu nama dipanggil dan diberi map  berisi piagam oleh Bapak Muhammad Nuh, Bapak Tri Arif, Bapak Achmad Arifin dan Ibu Siti Halimah.

Dilanjutkan oleh kesan dan pesan dosen yang diwakilkan oleh Bapak Muhammad Nuh. Ada hal yang berbeda ketika Bapak Muhammad Nuh memberikan kesan pesannya, yaitu beliau mengajak para peserta dan juga dosen untuk bernyanyi bersama.

“Inilah akhirnya harusku akhiri sebelum cintamu semakin dalam. Maafkan diriku memilih setia walaupun kutau cintamu lebih besar darinya”. Lirik ini pun menggema di Gendung AJ 203 semua peserta bernyanyi dialuni alunan lagu.  
“Lagu tadi adalah apresiasi untuk kita semua  karena masih setia dengan Teknik Biomedik ITS. Banyak godaan untuk berpindah jurusan tapi kita masih tetap disini untuk berjuang bersama memajukan Teknik Biomedik ITS.” Ujar Bapak Muhammad Nuh ketika selesai menyanyikan lagu.

Bapak Muhammad Nuh menyampaikan bagaimana pentingnya kita untuk membangun suatu lingkungan yang baik. Mulai dari kebiasaan yang  dilakukan sehari-hari hingga bagaimana cara menyampaikan suatu apresiasi kepada teman, sahabat, atau bahkan orang yang tidak kita kenal. Salah satu contohnya adalah dengan acara “Biomedical Engineering Best 10”.

“Mulai saat ini mari kita mencoba membangun budaya positif yaitu budaya apresiatif. Agar semua orang bisa terpacu untuk melakukan hal baik, dan menjadi kebiasaan yang dapat mempengaruhi lingkungan sekitar.” Ujar Bapak Muhammad Nuh yang pada saat itu menyampaikan kesan dan pesannya.

Acara positif seperti ini dirasa sangat penting, sehingga perlu dipertahankan untuk tahun-tahun selanjutnya. Memberikan ucapan selamat dan sedikit penghargaan membuat mahasiswa terpacu untuk lebih produktif serta berlomba-lomba mengningkatkan nilai untuk menjadi lebih baik. Diakhir kesan dan pesan beliau menekankan bagaimana pentingnya budaya apresiatif yang harus dimiliki setiap individu dan kelompok khususnya untuk lingkungan BME ITS.

Inti dari acara Biomedical Engeneering Best 10 kali ini adalah mengenalkan kepada kita bagaimana seharusnya bersikap kepada siapa pun orang yang mendapatkan sebuah prestasi. Salah satunya dengan memberikan penghargaan. Sehingga, lingkungan disekitar kita termotivasi untuk melakukan hal-hal baik demi terciptanya BME ITS yang lebih maju.